Buron Korupsi Pengadaan Eskalator DPRD Bontang Tertangkap, Begini Kronologinya

Ilustrasi penangkapan buronan. (Foto: IJS)

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Jakarta – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Negeri Tangerang menangkap seorang buron tindak pidana korupsi, I Gusti Ngurah Ketut Suwiardana.
Dia ditangkap di halaman pakir Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (4/3/2021) malam.

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis.

“Terpidana I Gusti Ngurah Ketut Suwiardana diamankan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta saat sedang menjemput istrinya,” katanya, dikutip dari KOMPAS.com, Jumat (5/3/2021).

Dalam perkara tersebut, Gusti Ngurah dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun enam bulan serta dihukum membayar denda sebesar Rp 50.000.000.
Apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan.

“Terpidana saat ini diamankan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan untuk selanjutnya menunggu Tim Jaksa Eksekusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang,” ujar Leonard.

Untuk diketahui, Ketut Suwiardana disebut terlibat dalam perkara korupsi pengadaan eskalator di kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bontang, Kalimantan Timur tahun 2015.

Dalam kasus ini, ia sebagai kontraktor penyewa CV Etika Sejahtera.

Leonard menyebut perkara dugaan korupsi pengadaan eskalator itu mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1,37 miliar.

(Afg/IJS)

BACA JUGA :  Akhir Pelarian Anggota DPRD Dharmasraya Yang Buron Sejak 2020

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Baca Juga