Beda dengan Jokowi, Ganjar Mendesain Bajunya Guna Memudahkan Prosesi Vaksinasi Tahap 2

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Jakarta – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengenakan baju adat melayu saat prosesi vaksinasi tahap kedua Jateng. Berbeda dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya terlihat mengenakan baju singlet, baju adat tersebut didesain supaya memudahkan dirinya saat suntik vaksin Covid-19.

Hal itu dapat disaksikan dalam siaran langsung akun Youtube Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada saat prosesi vaksinasi tahap kedua di RSUD Tugurejo, Semarang, Jawa Tengah, hari Kamis (28/1/2021).

Ganjar mengaku bajunya dipesan dari Pekanbaru dan sarungnya dari Makassar.

“Ini baju adat dari Riau, Melayu. Dan sarungnya dapet dari Makassar, ini,” ucapnya kepada reporter.

Namun, dirinya sempat merasa baju tersebut akan menyulitkan dirinya saat prosesi suntik vaksin lantaran lengannya panjang.

“Kemarin ditanya, ‘Mau pake baju apa?’ Kaya yang dari Riau. ‘Lah itu kan lengan panjang’,” ucapnya menirukan dialog antara dirinya dan seseorang yang menyediakan baju untuknya.

Akhirnya, politikus PDI-P ini memanggil tukang jahit guna mendesain pakaian tersebut. Meniru Bupati Sragen, pakaian tersebut didesain agar memudahkan prosesi suntik vaksin tanpa harus menarik lengan bajunya.

“Saya panggil penjahit. Saya bilang, gimana caranya ketika penyuntikan, lengannya ndak usah ditarik? Si penjahit menjawab, ‘Kaya Bupati Sragen.’ Tapi desainnya diubah sedikit,” katanya.

Hal ini berbeda dengan presiden Jokowi yang sebelumnya terlihat memakai kaos singlet saat sutik vaksin tahap kedua di Intana Negara, Rabu (27/1/2021) kemarin.

(Afg/IJS)

BACA JUGA :  Parlement, la série politiquement (pas) correcte |